True Love
October 19th, 2006 by crazy-ivanLOVe And MARRIED
>
> Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya
> menemukannya?
>
> Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah
> kamu
> dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting.
> Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya
> kamu telah menemukan cinta" .
>
> Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan
> kosong, tanpa membawa apapun.
>
> Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"
>
> Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja,dan saat berjalan tidak
> boleh mundur kembali (berbalik)". Sebenarnya aku telah menemukan yang
> paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan
> lagi di depan sana , jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan
> berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang
> kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil
> sebatangpun pada akhirnya"
>
> Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta"
>
> Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,"Apa itu
> perkawinan?Bagaimana saya bisamenemukannya?"
>
> Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana.
>
> Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh
> menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang
> paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"
>
> Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa
> pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga
> terlalu tinggi.
> Pohon itu biasa-biasa saja.
>
> Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?"
>
> Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah
> menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan
> kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah
> buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini.
> Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"
>
> Gurunya pun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"
>
>
> Foot notes:
> Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di
> dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
> Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang
> didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat
> dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar Mundur.Terimalah
> cinta apa adanya.
> Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan
> kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada,
> maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan
> ingin kau dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu,
> karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya
>
Thank uu Bro, big thanks to Hendra, tekim 02 for this message